Foto: Istimewa

telusur.co.id – Pesta Demokrasi tidak pernah luput dari perhatian. Tidak hanya pesta Demokrasi Pemilihan Presiden ataupun Kepala Daearah, pesta demokrasi dilingkungan kampus juga tidak pernah lepas dari perhatian, utamanya dikalangan civitas akademika.

Hal itu lah yang saat ini sedang terjadi di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dimana bakal ada Pemilihan Umum Raya Jurusan Hukum Unesa.

Sampai saat ini, sudah muncul satu pasang calon yang bakal ikut dalam pemilihan, dia adalah Arief Wibawa yang akan berduet dengan Vista Maghfiroh.

Di lingkungan Hukum Unesa sendiri, banyak pihak yang menaruh perhatian pada mereka, salah satunya Ferdio, mahasiswa Hukum Unesa angkatan 2016.

“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu menumbuhkan harapan pada pengikutnya, harapan tersebut dapat tercipta melalui Arief dan Vista,” kata Ferdio dalam keterangan kepada redaksi, Senin (19/2/18).

Mahasiswa yang kini telah menjabat sebagai staff ahli komisi legislasi Dewan Perwakilan Mahasiswa FISH Unesa tersebut mengatakan, mereka merupakan komposisi yang tepat dalam memimpin hukum Unesa kedepannya.

Arief yang lahir di Sidoarjo tahun 1998, sejak di bangku Sekolah Menengah Pertama sudah banyak berkontribusi dalam berbagai organisasi, mulai dari OSIS hingga UKM Shooting Club Unesa. Sebagai aktvis sedari muda, Arief tak pernah luput dengan atmosfer kerjasama yang erat dan pola pikir yang kuat. Hal ini menjadikan sosok Arief mampu mengemban amanah sebagai wakil ketua karang taruna di lingkungannya hingga beberapa waktu.

BACA JUGA :  OSO Langgar Perjanjian

Riwayat cemerlang di organiasi nampaknya tak membuat dirinya terlena begitu saja. Dengan prinsip keseimbangan organisasi dan akademik Arief mampu mencetak prestasi sebagai Juara 2 dalam kompetisi Moot Court Competition (MCC) Mahkamah Konstitusi Nasional di Universitas Hasanudin Makassar pada tahun 2017. Prestasi tersebut juga turut mengharumkan nama baik Komunitas peradilan Semu (KPS) dan almamater jurusan sebagai rumah yang telah membesarkannya.

Sepak terjang selama hidupnya dikukuhkan dengan diberikannya kepercayaan oleh para mahasiswa hukum sebagai kandidat pemira dalam memimpin Hukum Unesa mendatang.

Sementara Vista, merupakan sosok yang komunikatif. Vista yang lahir di gresik pada tahun 1998, besar dengan kepribadian yang luwes dan mampu berbaur pada siapa saja yang ia kenal.

BACA JUGA :  Faktor Ekonomi Kalahkan Aturan Polisi Agama

Karakternya yang sedemikian rupa mampu mengantarkannya menjadi aktivis yang dikenal totalitas dalam mengabdi.

Dedikasi di bidang organisasi ia mulai sejak menjadi OSIS SMPN 2 Mojokerto. Pengalaman disana mendorongnya untuk melanjutkan dedikasinya menjadi MPK di bangku SMA. Sosoknya yang “humble” membuat dia dipercaya oleh lingkungannya untuk menjadi pemuda Karang Taruna Kedungkwali Mojokerto. Saat itu ia merasakan bagaimana berbaur dengan masyarakat yang sebenarnya. Pengalaman organisasi yang begitu berharga memunculkan rasa “confident” dalam sanubarinya.

Semasa SMA, ia tertarik di bidang seni orchestra dan mendorongnya mengikuti organisasi MSO (Maheswara Sooko Orchestra). Pemahaman seni orchestra perlahan terpupuk di MSO. Hal ini yang menjadikan seni mewarnai setiap langkahnya.

Melihat gambaran riwayat kandidat di atas, kata Ferdio, membuat komposisi Arief-Vista sangat cocok dalam mengemban amanah di HMJ Hukum Unesa mendatang. Perubahan dan pergerakan menjadi poin dambaan para penanti pembaharuan jurusan.

“Semoga pemimpin mendatang mampu menciptakan kebaikan bagi kita dan jurusan tercinta, Hukum Unesa,” kata Ferdio. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini