telusur.co.id – Wakil Ketua DPR, Fadli Zon merasa heran dengan sikap Presiden Joko Widodo yang enggan menandatangani UU MD3. Pasalnya, sebelum disahkan, pemerintah yang diwakili Menkumham selalu ikut dalam pembahasan.

“Kami mendengar melalui media bahwa presiden kabarnya tidak akan menandatangani UU MD3, tentu ini cukup disayangkan,” kata Fadli di Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Seharusnya, menurut politisi Partai Gerindra, kalau Presiden Jokowi tidak ingin menyetujui sejumlah pasal bilang saja,  sehingga DPR tidak perlu mengesahkan.

“Jadi ini masalah koordinasi juga saya kira tentu kita didalam proses itu ada pro dan kontra, itu saya kira biasa saja secara pribadi juga belum tentu semua setuju terhadap hal-hal tertentu dalam UU MD3 tersebut,” jelas dia.

BACA JUGA :  PKB Merasa Koalisi Pendukung Jokowi Sudah Berlebih

Namun demikian, Fadli Zon menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi terkait nasib dari hasil revisi UU MD3.

“Ya kalau saya sih terserah saja, itu kan hak dari presiden. Kalau lewat dari 30 hari kan akan menjadi UU,” tandasnya.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini