Muhammad Rizieq Shihab/Net

telusur.co.id – Persaudaraan Alumni (PA) 212 dituntut untuk meminta maaf kepada umat Islam, yang sempat datang ke Bandara untuk menjemput Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

Desakan agar PA 212 meminta maaf disampaikan Jurubicara Presidium 212, Aminuddin dalam keterangan tertulis yang beredar luas, Rabu (21/2/18).

Tidak hanya itu, PA 212 yang sudah membentuk panitia penyambutan imam besar harus bertanggung jawab secara profesional dan proporsional dengan melakukan konferensi pers. Salah satu isi konpersensi pers harus ada mengenai permintaan maaf PA 212 serta alasan kenapa Rizieq Shihab batal pulang.

BACA JUGA :  Dubes Arab Saudi: Rizieq Bukan Sosok yang Menakutkan!

“Menjelaskan secara jujur dan transparan kenapa IB Habib Rizieq Shihab (HRS) tidak jadi pulang ke Indonesia. Meminta maaf kepada umat Islam khususnya yang telah hadir untuk menjemput kedatangan IB HRS. Apalagi yang datang dari berbagai penjuru luar kota,” kata Aminuddin.

Dirinya meminta agar PA 212 tidak menjadikan figur HRS sebagai objek spekulasi yang bisa merusak kepercayaan umat. Sebab, menurut pendapat dirinya, dengan kejadian ini umat akan semakin hilang kepercayaanya kepada ulama, khusuanya yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni 212. Menurut Aminuddin, PA 212 terlalu terburu-buru untuk mengumumkan kepulangan Rizieq.

BACA JUGA :  Jika Terpilih Prabowo Janji Bakal Jemput Habib Rizieq

“Lain kali teman-teman di Persaudaraan Alumni 212 jangan lagi grusa-grusu. Kasian Umat yang sudah dari jauh-jauh ingin ikut menyambut kedatangan ulamanya, habaibnya, untuk kesekian kalinya harus gigit jari. Dan lebih kasian adalah HRS, beliau pasti secara moral sangat terbebani dengan kejadian ini,” kata Aminuddin. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini