telusur.co.id – Penyelesaian konflik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya dapat diselesaikan dengan menggelar Muktamar Luar Biasa.

Demikian dikatakan mantan ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hamza Haz kepada tim gerakan Islah PPP yang dipimpin Tamam Achda saat menyambangi kediaman Hamza Haz.

Menurut Tamam, dalam pertemuan dengan itu juga Hamza Haz menyarankan agar Romahurmuziy dan Djan Faridz tidak mencalonkan kembali. Pasalnya, untuk menghilangkan ketegangan dua kubu.

“Beliau mengatakan sebaiknya romi dan Djan faridz tidak maju, legowo lah, kan ada contoh dari golkar kemarin,” ucap Tamam ketika di konfirmasi telusur.co.id, Jakarta Senin (26/2/18).

BACA JUGA :  Wibawa BPIP Terkikis, Fadli Desak Segera Dievaluasi

Selain itu, dikatakan Tamam, mantan wakil presiden periode 2001-2004 itu juga menyerahkan sepenuhnya pada kader ppp untuk memilih calon ketu umum PPP. Sebab, yang memiliki hak suara adalam muktamirin.

“Yang penting menurut beliau, PPP mengembalikan kepercayaan umat.”

Diketahui, gerakan islah dan khittah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dipimpin Tamam Achda, menyambangi kediaman mantan ketua umum PPP Hamza Haz di jalan Patra Jasa XV Jakarta Selatan, Senin (26/2/18).[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini