Nyak Sandang/Istimewa

telusur.co.id – Pemuda asal Kota Beureunuen, Pidie, Aceh, yang tinggal di Jakarta, Dani Fahlevi Muhammad Nur membuka posko donasi untuk Nyak Sandang, agar bisa mewujudkan niat dan harapannya menunaikan ibadah Haji ke Tanah Suci.

Niat tulus pemuda yang pernah menuntaskan pendidikan S1 Teknik Mesin di ITB, dan pernah menjadi relawan Tsunami Aceh itu, setelah dirinya membaca artikel berita di salah satu media online lokal.

Dimana, dalam berita tersebut, Nyak Sandang yang kini sudah berusia 91 tahun itu menaruh harapan besar, dalam sisa-sisa usianya masih bisa berkesempatan menunaikan ibadah haji.

Dalam artikel tersebut, Nyak Sandang yang merupakan pemegang obligasi (surat utang) Seulawah RI-001 berkata, dirinya tidak pernah menuntut, tetapi kalau pemerintah mau memberikan fasilitas naik haji, dia siap.

Warga Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya itu menceritakan awal mula dirinya membeli obligasi itu. Dikatakan, dirinya percaya dan mau membeli lantaran yang mengajak untuk membeli obligasi tersebut adalah Tgk Muhammad Daud Beureueh (Abu Daud Beureueh). Dia, membeli dengan harga Rp 100 (seratus Rupiah) pada tahun 1950.

Harapannya membeli, lantaran diyakini bahwa surat utang itu akan dibayar kembali setelah 50 tahun kemudian. “Karena beliau (Tgk Muhammad Daud Beureueh) seorang ulama dan umara, ya kami patuh saja. Apalagi dana yang terkumpul tersebut terbukti dibelikan pesawat terbang,” kata dia.

“Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada tanda-tanda pembayarannya, meski dana obligasi itu yang digunakan untuk membeli pesawat Seulawah RI-001 dan kemudian menjadi cikal-bakal lahirnya perusahaan penerbangan Garuda Indonesia saat ini,” kata Nyak Sandang.

Bukan cuma itu, Nyak Sandang bahkan berjuang untuk menyelamatkan surat obligasi itu saat Aceh dihantam gempa dan Tsunami pada 26 Desember 2004, meski desa dan rumahnya juga menjadi korban keganasan alam.

“Ini merupakan bukti nyata dukungan dan kecintaan rakyat Aceh untuk kemerdekaan Indonesia,” kata dia.

Ini bukti Rakyat Aceh berjasa kepada Pemerintah Indonesia, dengan membelikan pesawat pertama sebagai cikal bakal berdirinya PT. Garuda Indonesia.

Untuk donasi Nyak Sandang Naik Haji, caranya dapat dilihat di sini (silakan klik).

Berikut isi yang tercatat dalam obligasi Seulawah RI-001;

Tanda penerimaan pendaftaran

Macam hutang: obligasi
Jumlah hutang: seratus rupiah
Nama yang mendaftarkan: Nyak Umar

Tempat tgl: Djaja Ketjamatan Djaja
Lamno: 9-10-1950
Raden
Wedana Kewedanaan Tjalang.

[ipk]

Bagikan Ini :