telusur.co.id, Sukabumi – Calon Wakil Gubernur Jawa Barat dari pasangan DuaDM, Dedi Mulyadi terkagum-kagum dengan kemampuan UMKM di Sukabumi yang mampu memproduksi Alat Kesehatan.

“Putra-putri terbaik Jawa Barat, putra-putri Sukabumi, ternyata mampu melakukan proses produksi alat kesehatan yang relatif mahal, dan selama ini diimpor dari berbagai negara,” ujarnya, Jumat (2/3) siang saat mengajak sejumlah awak media berkeliling di pabrik alat kesehatan yang berlokasi di Sentra Industri, Sukabumi, Jawa Barat.

Produksi alat-alat kesehatan ini menurut penuturan Dedi, merupakan usaha UMKM modal dalam negeri yang tak kalah kemampuan bersaingnya dengan industri skala besar. Menariknya, bahan-bahan utma produksi alkes karya anak bangsa ini, juga sebagian besar berasal dari produksi dalam negeri, semisal besi-besi stainless steel dan komponen lainnya yang digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan rak, kursi dan tempat tidur pemeriksaan pasien di rumah sakit.

BACA JUGA :  Soal Penghasilan, Messi Singkirkan Ronaldo

 

Berkeliling melihat proses pembuatan alat kesehatan yang diproduksi UMKM tersebut, Dedi pun kembali mengungkapkan kekagumannya seraya menegaskan bahwa kemampuan putra-putri Sukabumi ini hanya tinggal terus membangun kepercayaan diri dan dukungan dari pemerintah.

“Industri UMKM disini hanya tinggal menumbuhkan semangat dan keprcayaan diri dan dukungan keberpihakan pemerintah,” tegas Dedi.

Dedi mengaku, setelah melihat ndustri UMKM yang memproduksi alat-lat kesehatan ini,ada keterkaitan dengan target yang sedang dia pikirkan. Yaitu tekadnya untuk membangun di sejumlah rumah sakit besar di beberapa wilayah di Jawa Barat, sekelas RS Hasan Sadikin yang ada di Kota Bandung.

BACA JUGA :  Munir: Barcelona Selalu di Hati Saya

Rumah Sakit Besar itu, menurutnya memerlukan anggaran besar ratusan milyar bahkan triliunan rupiah untuk pengadaan alat kesehatan, jika punya kemampuan tidak ada salahnya rumah sakit-rumah sakit itu diisi oleh produk putra-putri Jabar sendiri.

“Sekarang ini pemerintah Jawa Barat sendiri menganggarkan pengadaan alat-alat kesehatan, bayangkan kalau anggaran ratusan milyar itu berputar di daerah Jawa Barat sendiri, dan dinikmati oleh anak-anak kita sendiri lewat produksinya,” tandas Dedi

Di akhir kunjungannya, Dedi menyempatkan bertemu dengan seorang karyawan difabel yang dinilainya punya kemampuan luar biasa, meski punya keterbatasan dalam berkomunikasi (tunarungu)

“Saya hormat, luar biasa,” pungkas Dedi seraya memeluk seorang karyawan tunarungu yang bekerja di industri alat kesehatan UMKM yang dikunjunginya tersebut. (pri)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini