Oleh: Endin AJ. Soefihara.  –

Siaran pertunjukan festival tari Tango kesukaan orang Argentina bergaya tradisional – Tango Canyengeu dari provinsi Rio de la Plata yang dipancarkan Buenos Aires Canal de Television sore hari itu mendadak berhenti. Gara-gara muncul pemecah berita – Breaking News – berjudul “Seorang anak kecil terjatuh ke kandang Harimau”.

Pembawa berita bernama Ramona Tarcya mengabarkan secara langsung dari Parque National Iguazu ( Taman Nasional Iguazu), “ Seorang anak yang masih tergolong balita terlepas dari gendongan ibunya dan terjatuh di kandang Harimau. Kini sejumlah regu penolong, para pawang tengah berjuang keras menyelamatkannya, mereka menghalau hewan pemakan daging itu dengan melemparkan sejumlah daging segar.

Jarak harimau dengan anak kecil itu sangat dekat, terjangkau dalam sekali lompatan saja. Ibu sang anak tengah dalam perawatan karena jatuh pingsan.
Suasana kini sangat menegangkan. Demikian laporan kami dari tempat kejadian ini” – Breaking News – ini terus disiarkan berulang-ulang.

Parque National Iguazu, Sebuah Taman Hutan Nasiona yang di dalamnya terdapat warisan dunia, ditemukan oleh orang Spanyol pada tahun 1541 bernama Conquistador Alvar Nunez Cabeza de Vaca. Temuannya di beri nama Nunez Cataratas del Iguazu, yaitu air terjun yang memiliki hamparan sungai sangat luas dan membelah dua negara, sebagian berada di provinsi Parana Brazil dan selebihnya terletak di provinsi Misiones Argentina.

Argentina dijuluki negara paling selatan di selatan Sur del Saur, ditemukan oleh pelaut Spanyol, Juan Diaz de Solis sekitar tahun 1516. Negeri ini tahun 1989 sampai dengan tahun 1999 dipimpin oleh Presiden Carlos Saul Menem.

Imigran keturunan Suriah-Libanon ini, konon nama aslinya Kariem Abdul Mun’im lahir di kota kecil A-Nillaco provinsi La-Rioja, menikah dengan puteri blasteran Argentina – Suriah bernama Zulema Fatima Yoma yang kemudian diceraikannya. Kemudian Menem menikah lagi dengan Cecelia Bolocco gadis molek asli Chili peraih Miss Universe tahun 1987 dan berusia 35 tahun lebih muda darinya. Sekarang ini, Argentina dipimpin untuk pertama kalinya oleh seorang presiden perempuan kelahiran tahun 1953 – Christina Fernandez de Kirchner.

Disini banyak berkeliaran pengusaha keturunan Arab yang bergerak pada sektor peternakan dan eksportir daging sapi, mereka menguasai jaringan perdagangan internasional, sebut saja diantaranya Syekh Barbud Al Jalebawi. Warga Bounes Aires keturunan Arab ini selain sebagai pengusaha juga senang memelihara Harimau, salah satunya harimau Sumatera.

Harimau yang kini tengah bermasalah itu adalah miliknya, Dia dapat dari keluarga serumpunya sewaktu berkunjung ke Serdang Bedagai beberapa minggu lalu. Bersama adiknya Gus Al-Kusham dan karibnya Matsur An-Naghih, Dia berlibur ke tempat ini, kebetulan sedang bulan Ramadhan, sebagaimana lazimnya seluruh aktivitas bisnis satu bulan puasa penuh ditinggalkannya.

Dengan tenangnya Al-Jalebawi menghampiri Harimau itu. Dia sangat hapal tabiat Harimau yang dipeliharanya sejak kecil. Pengunjung Taman Nasional Iguazu menyaksikan dengan was-was, penuh harap agar anak kecil dan penolongnya selamat semua.

Ternyata Harimau itu dengan jinak menghampirinya. Ramona Tarcya, reporter televisi yang sudah sangat kelelahan melaporkan peristiwa langka itu sejak pagi dengan penuh antusias bertanya kepada Al-Jalebawi ;

“ Kenapa Harimau tak menyantap anak kecil itu ?” Ternyata jawabannya sangat spektakuler, Al-Jalebawi bilang;

“Bagaimana mungkin Harimau itu menerkamnya , dari tadi dia menunggu bunyi beduk tanda waktu Maghrib saat berbuka puasa tiba sebagaimana kebiasaan di Sumatera, kok tak ada-ada……., hari ini dia sedang berpuasa”. Mana ada beduk disini… [***]

Bagikan Ini :