Gubernur DKI Jakarta Anies R Baswedan/Net

telusur.co.id – Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengalami penurunan paling drastris, dalam bursa Capres 2019.

Hal itu dikarenakan, kinerja Anies di DKI Jakarta mulai diawasi oleh masyarakat. Utamanya saat DKI dilanda banjir.

“Tokoh dengan tren penurunan suara terbesar, Anies. Pada Februari lalu elektabilitasnya 4,5 persen dan pada April 2019 turun menjadi 2,0 persen,” kata Direktur Riset Median Sudarto dalam pemaparan hasil survei nya di Kawasan Cikini, Jakarta, Senin (16/4/18).

Menurut Sudarto, pada saat baru terpilih menjadi Gubernur, harapan dan euforia masyarakat, khususnya warga DKI, sangat tinggi. Bahkan banyak kalangan berharap agar Anies menjadi presiden.

“Belakangan, ketika kinerjanya di DKI sudah mulai terlihat, ya hukum incumbent kemudian berlaku kepada dia. Orang mulai evaluasi, ini masih macet, ini masih banjir,” kata dia.

Sebelumnya, survei Median yang digelar pada 24 Maret-6 April 2018, terkait elektabilitas Calon wakil presiden 2019, nama Anies memuncaki survei bila maju menjadi cawapres Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada pada pilpres kali ini.

Anies mengguli bekas Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang survei hanya sekitar 33,5 persen.

“Anies dalam bursa cawapres pendamping Prabowo cukup tinggi dia berada diangka 33,9 persen, sedangkan Gatot 33,5 persen,” kata Sidarto. [ipk]

Bagikan Ini :