Foto: telusur.co.id

telusur.co.id – Purnawirawan bintang tiga militer, Syarwan Hamid kembali menyinggung soal kebangkitan Partai Komunis Indonesia. Menurut dia, ada indikasi pemerintah ingin meminta maaf atas peristiwa berdarah 1965/1966 tersebut.

Eks Menteri Dalam Negeri era Presiden ke-3 RI, BJ Habibie itu mengaku kecewa bila pemerintah meminta maaf pada PKI.

“Saya dengar pemerintah kita mau minta maaf ke komunis PKI, saya tersentak kaget, karena saya saksi sejarah. Saya sersan satu waku itu, saya tahu sendiri bagaimana kejamnya komunis perlakukan tujuh jenderal kita,” kata Hamid dalam dialog kebangsaan, di Warung Buncit, Jakarta, Jumat (20/4/18).

BACA JUGA :  Tengku Zulkarnain Bicara Kritik Di Negara Demokrasi Dan Komunis

Dia menilai, saat ini orang-orang yang menjalankan ajaran komunis tidak pernah lelah untuk membangkitkan faham terlarang tersebut.

Bahkan, Syarwan menduga, bila ada orang-orang yang berani membela PKI, dan membiarkannya berkembang, patut diduga ada kekuatan besar yang membekengi.

“Kalau mereka berani berbicara langgeng berarti ada kekuatan besar dibelakangnya,” tuntas dia. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini