Net

telusur.co.id – Aksis dugaan persekusi yang dilakukan kelompok pemakai kaos #2019GantiPresiden terhadap seorang ibu yang memakai kaos #DiaSibukKerja, mendapat kecaman dari berbagai kalangan.

Salah satunya, anggota Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning yang mengecam aksi gerombolan itu terhadap seorang ibu dan anaknya.

Sebagai Deklarator Srikandi Demokrasi Indonesia, organisasi perempuan yang peduli pada masalah yang menimpa kaum hawa, dirinya mendukung Susi Ferawati (korban) yang berani bersikap.

“Apa yang pernah dikatakan Ibu Kartini, ‘Bukanlah laki-laki yang hendak kami lawani, melainkan pendapat kolot dan adat usang’,” kata Ribka kepada telusur.co.id, Selasa (1/5/18).

Sudah seharusnya, kata politisi PDI Perjuangan itu, laki-laki menghormati perempuan dan anak-anak. Bukan karena mereka lemah, tapi karena mengingat bahwa setiap manusia lahir dari rahim seorang ibu dan setiap anak harus dilindungi.

“Seperti kita saat masih anak-anak merasakan perlindungan orangtua dan orang dewasa,” kata dia.

Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Demokrasi dari perilaku intimidatif, kampanye negatif dan perlakuan diskriminatif.

“Semoga Ibu Susi Ferawati dan anaknya diberikan kekuatan untuk tetap beraktivitas pasca peristiwa yang bisa saja terjadi pada siapapun dan dimanapun,” kata Ribka.

Dirinya berpandangan, penyebab awal dari kejadian tersebut adalah kampanye politik sekelompok orang yang tidak sabar menunggu hajat politik lima tahunan, yakni pemilihan presiden.

“Kampanye politik itu bermula dari dunia maya dan fatalnya diwujudkan di dunia nyata yang berakibat konflik horizontal karena di waktu yang bersamaan ada kelompok berbeda pandangan yang hadir di lokasi car free day,” kata dia. [ipk]

Bagikan Ini :