Sekjen KSPI, Muhammad Rusdi/telusur

telusur.co.id – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menegaskan, tujuannya mendukung calon Presiden selain Joko Widodo, agar nasib buruh diperhatikan.

Sekjen KSPI, Muhammad Rusdi mengatakan, selama ini kebijakan pemerintah tidak berpihak kepada buruh. Bahkan cenderung menyengsarakan kehidupan buruh.

“Selama ini kami menderita selama ini kami menjadi objek ‘sapi perah’, kami tidak ingin menjadi objek perubahan, buruh harus menjadi subjek perubahan, buruh harus terlibat dalam politik bukan sebagai penonton, bukan sebagai followers tapi buruh harus jadi subjek,” kata Rusdi di lokasi May Day, di Kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (1/5/18).

Dia mengatakan, pada May Day kali ini, KSPI menurunkan 150 ribu anggota yang datang dari berbagai daerah. Serta disejumlah daerah, untuk memperingati May Day.

Sedangkan, tokoh nasional yang akan terlibat dalam May Day adalah Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Presiden PKS Sohibul Iman, dan beberapa tokoh lainnya.

Dilanjutkan, alasan mendukung capres, karena tidak ada alasan lagi bila buruh harus menjadi objek dari setiap keputusan-keputusan pemerintah.

“Dengan cara menandatangani mendukung capres kemudian buruh terlibat dalam kabinetnya, nanti Presiden KSPI Bang Said Iqbal diharapkan terlibat dalam kabinet untuk memperjuangkan kepentingan kaum buruh,” kata dia. [ipk]

Bagikan Ini :