Foto: net

telusur.co.id – Ratusan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dari Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektro, dan Mesin (FSP LEM) menggelar aksi didepan gedung DPR RI.

Dalam aksinya mereka menuntut penolakan atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA)

Ketua Umum FSP LEM SPSI Arif Minardi menyebut Perpres itu akan menyengsarakan buruh Indonesia.

“Karena, mempermudah TKA ke Indonesia,” dalam orasinya di depan gedung DPR , Senayan, Jakarta, (1/5/18).

Tak hanya menuntut Perpres TKA, Buruh juga dikatakan Arif Minardi menolak revisi UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Mengapa harus menolak Revisi UU 13 Tahun 2003, karena terlihat keinginan untuk mendegradasi beberapa pasal yang tidak menguntungkan buruh,” kata Arif.

Tak hanya itu, mereka juga menolak Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

“Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan yang merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi, untuk membuka investasi yang seluas-luasnya dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat, justru berdampak pada penurunan daya beli pekerja atau buruh sehingga menyebabkan tertekannya pertumbuhan ekonomi secara makro.”[far]

Bagikan Ini :