foto|telusur.co.id

telusur.co.id – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) akan memperparah kesenjangan pekerja di Tanah Air. Sebab, Perpres tersebut akan membawa TKA yang unskill ke Indonesia, dengan alasan mendatangkan investasi.

“Justru yang diberi kesempatan tenaga kerja asing dan dikaitan dengan investasi,” kata Yusril yang sedang berorasi di atas mobil KSPI di Kawasan Medan Merdeka Barat Jakarta, Selasa (1/4/18).

Pakar Hukum Tata Negara ini memastikan, dirinya berkomitmen akan membantu para buruh membawa Perpres TKA tersebut ke Mahkamah Agung (MA).

“Saya akan membantu buruh, membantu pekerja indonesia yang sangat dirugikan dengan keberadaan Perpres 20 tahun 2018. Padahal kita tahu masih banyak pengangguran dan orang miskin di negara ini,” paparnya.

MA, kata Yusril, merupakan tempat yang konstitusinal untuk membatalkan Perpres dan berharap tidak ada intervensi dari penguasa terhadap gugatan ke MA tersebut.

“Kalau kita melakukan perlawanan melalui pengadilan jangan ada intervensi. biar kita lawan secara sah dan konstitusional. Jika pemerintah tidak bersedia mencabut, Mahkamah Agung akan mencabut perpres,” tukas dia. (der)

Bagikan Ini :