Kapolri Tito Karnavian/Net

telusur.co.id – Event Asian Games tinggal sebentar lagi, namun gaung pesta olahraga musim panas Asia itu dirasa kurang.

Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, gaung Asian Games kurang terdengar karena agenda pilkada dan pilpres. Hal itu, kata dia, berdasarkan agenda keamanan dan ketertiban nasional Polri sepanjang tahun ini yang didominasi untuk pengamanan agenda politik.

Dipaparkan Kapolri, pertama pilkada, pengamanan agenda sengketa di MK, agenda Ramadan, arus mudik dan balik Lebaran, dan kembali ke agenda politik, yaitu pemungutan suara, dan pada awal Agustus mulai pendaftaran pillpres.

Dari situ lah, terlihat pengamanan agenda politik lebih mendominasi, padahal ada agenda Asian Games yang sangat penting sekali.

“Jadi banyak sekali tersedot perhatian ke pengamanan politik. Harusnya event ini jadi cooling system di tengah situasi politik yang hangat,” kata Kapolri dalam diskusi Road to Asian Games, di salah satu hotel, di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/18).

Disampaikan Kapolri, daripada masyarakat terus-terus dicekoki pertarungan kekuasaan, lebih baik pertarungan medali. “Ini (Asian Games) membawa nama baik bangsa,” kata dia.

Menurut Tito, kalah meriahnya Asian Games dibanding agenda politik tahun ini terlihat di Jakarta.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri menyatakan event Asian Games kurang promosi. [ipk]

Bagikan Ini :