foto|net

telusur.co.id – Pidato Presiden Joko Widodo dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrembangnas) yang menyebut jika ingin cepat kaya cari racun kalanjengking, mendapat tanggapan dari mantan dosen filsafat Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung.

Rocky mengatakan, kalajengking sangat sulit untuk diternak. Sebab, kalanjengking binatang yang hidup beradaptasi langsung dengan alam.

“Iya kalau si kalajengking mau diternak enggak maslah kan? Masalahnya kalanjengking enggak mau diternak. Kalanjengking adalah binatang yang bisa hidup berdaptasi langsung dengan alam, beternak presiden aja,” kata Rocky di Kawasan Tanjung Barat, Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (2/5/18).

Rocky juga mempertanyakan, pihak Istana yang membuat teks pidato mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Tanya siapa yang bikin teks itu? Kan ide itu bisa datang dari lingkungan Istana. Mungkin lingkungannya enggak paham tuh anatomi kalanjengking atau jenis racun pada kalanjengking,” pungkas dia.

Sebelumnya, dalam pembukaan Musrembangnas pada Senin (30/4/18) Presiden Joko Widodo menyampaikan sebuah pidato tak biasa.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan bahwa emas bukanlah komoditas perdagangan yang paling mahal. Namun, racun Kalajengkinglah yang menjadi komoditas paling mahal.

“Jadi Pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Wali Kota, kalau mau kaya, cari racun kalajengking,” ujar Jokowi.[far]

Bagikan Ini :