telusur.co.id

telusur.co.id- CEO Kubik Leadership Jamil Azzaini menilai, penyebab collapse perusahaan-perusahaan besar lantaran pemimpinnya tak mampu membuat terobosan di era teknologi.

Menurutnya, di era revolusi teknologi digital atau yang lebih awam dikenal Internet of Things (IoT) saat ini, di samping preferensi pelanggan berubah drastis, mereka ingin lebih cepat, murah, dan lebih nyaman.

“Karenanya yang kita lakukan ini ialah harus membuat terobosan ketemulah ekpansi leader yang tidak hanya linear tapi didukung oleh timnya dalam sebuah perusahaan itu,” kata Jamil dalam sebuah acara di Kawasan Tanjung Barat, Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (2/5/18).

Jamil menilai, kunci agar perusahaan dapat bertahan dan mendapatkan keuntungan besar adalah dengan membaca situasi yang ada dan dengan cepat pula melakukan perubahan.

Untuk itu, menurut dia, seorang leader harus peka dan cepat mengambil keputusan, membuat terobosan dan tak lupa membangun tim agar berubah menjadi digital mindset dan lebih cepat beradaptasi dengan keadaan. Sebab, tanpa disadari kita telah masuk ke era exponential leader.

“Hanya ada dua kemungkinan yang terjadi di era exponential ini. Pertama, untuk perusahaan yang sudah memiliki ekosistem dan teknologi besar, akan merajai industrinya,” papar dia.

Seorang exponential leaders, sambung Jamil,  akan menikmati pertumbuhan bisnisnya. Bahkan, keuntungan pun bisa dapatkan hingga ribuan kali lipat dengan jumlah nominal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

“Memahami krusialnya peran pemimpin, Kubik Leadership, meluncurkan produk terbarunya yaitu Public Training Exponential Leader-Lead to Create the Future by Transforming People, Public Training Exponential Leader membahas secara tuntas era exponential  lengkap dengan prinsip-prinsip penting yang harus dimiliki seorang leader dan senjata rahasia yang harus dijalankan agar mendapatkan keuntungan exponential yang tidak terbayangkan sebelumnya,” tukas dia.[far]

Bagikan Ini :