telusur.co.id – Pernyataan Presiden Jokowi yang mengungkapkan bagaimana cara cepat kaya dengan mengumpulkan racun Kalajengking menuai komentar beragam dari masyarakat. Namun, politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sefty Septiana lebih menyindir Jokowi dengan puisinya.

Sefty Septiana secara spontan membuat puisi, karena pikirannya terusik dengan pernyataan Jokowi. Menurut dia, dengan sistem ekonomi yang ambruk, seharusnya rakyat diberikan modal agar ekonomi berjalan baik.

Tetapi, saran yang disampaikan Jokowi dengan mengumpulkan racun kalajengking sangat tidak elegan. Karen itu, Sefty mengkritik dengan puisinya.

Berikut puisinya.

Puisi Cepat Kaya
Oleh: Sefty Septiana

Wahai Rakyatku kemarilah
Dengarkan baik baik petuahku
Jika kau lapar makanlah
Jika kau haus minumlah
Tapi ingat, jangan lupa bayar

Wahai Rakyatku kemarilah
Aku akan berbagi cara
Agar kalian cepat kaya
Agar kalian tidak berisik meminta
Tapi ingat, jangan bilang siapa siapa

Wahai Rakyatku kemarilah
Tengok semak belukar
Tengok kebun dan pekarangan
Tengok hutan belantara
Tengok gunung dan pepohonan
Cari dia hidup atau mati!

Wahai Rakyatku kemarilah
Tangkap si hitam itu
Kumpulkan si hitam itu
Peras racunnya, jangan kasih kendor
Hingga tetes terahir
Dan kau akan kaya raya

Wahai si Hitam Kalajengking
Sungguh dirimu dinanti rakyatku
Jangan sembunyi dari peradabanmu
Ingat satu Liter racunmu
Adalah cara beri khayalan rakyatku

Septiana
Jakarta, 2 Mei 2018

Bagikan Ini :