foto net

telusur.co.id – Sekalipun Pilpres masih satu tahun lagi, suhu politik nasional sudah memanas dan mendidih, karena itu, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengingatkan adanya potensi pecah bela sesama anak bangsa.

“Pilpres, baru tahun depan. Tahun ini pilkada juga belum selesai, tapi suasana sudah berasa Pilpres yang akan kembali membelah bangsa jadi 2 kubu,” ungkap Jimly Asshiddiqie melalui akun twitter @JimlyAs, Rabu.

Jimly pun mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar bersiap diri jika pada saatnya akan terpecah. “Bersiaplah untuk menyaksikan pembelahan jalan pikiran. Keduanya bisa sama-sama benar tapi hanya dari sudut pandang masing-masing. Maka jangan terkecoh untuk turut emosi,” katanya.

Pernyataan Jimly ini ditanggapi netizen, akun M. Qosim@cakqosim mengatakan jika Jimly menjadi pihak yang ikut bertanggungjawab. “Dan bapak termasuk punya andil membela bangsa karena pernah membuat pernyataan mendukung Jokowi,” sindirnya.

Sementara, akun Aji Sulistio Wibowo @ajiwibowo94 mengaku heran dengan situasi politik saat ini. “Iya Prof, dulu membicarakan pemimpin pilihan rasanya baik-baik saja bahkan dibawa becandaan. Sekarang ini sudah seperti hal yang tabu, milih a dibilang munafik, milih b dibilang kafir, milih c dibilang intoleran, gak milih dibilang cari aman. Sekeluarga beda saja mungkin dimusuhi.”

Berikunya, akun INDRA KAMARUDDIN@indrakamaruddin mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar menyadari adanya potensi pecah dua. “Kontestasi pilpres pilgub dulu juga ada pihak yang pro dan kontra.. Tapi tidak setajam ini bersebrangannya.. Kenapa dipenguasa jaman now jadi begini.. Ini yang harus disadari segera,” tandasnya. ( ham )

Bagikan Ini :