foto net

telusur.co.id – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengingatkan pentingnya penguatan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di kalangan pemuda.

“Pancasila yang memiliki nilai-nilai luhur adalah ideologi yang hidup selalu relevan dengan kondisi kekinian Bangsa Indonesia,” kata Olly Dondokambey saat memberikan materi Empat Pilar Kebangsaan di hadapan ribuan pelajar SMA/SMK di Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu, seperti dikutip melalui siaran persnya.

Sosialisasi Empat Pilar yang dilakukan Olly Dondokambey terkait dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional pada setiap 2 Mei.

Sosialisasi Empat Pilar yang meliputi, Pancasila UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika itu juga disiarkan ke-10 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara melalui video telekonferens.

Mantan Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan ini menyampaikan materi Empat Pilar dalam bahasa yang sederhana dan lugas, tapi interaktif sehingga mudah dipahami para pelajar yang menjadi peserta.

Olly menegaskan, pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia dan bahkan setiap 1 Juni Bangsa Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila.

“Nilai-nilai luhur Pancasila harus dipahami, dijunjung tinggi dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Olly mengingatkan, dihapusnya Pancasila dari mata pelajaran di sekolah pada era reformasi, berakibat terjadinya pergeseran norma-norma Bangsa Indonesia dari bangsa yang ramah dan bergotong-royong menjadi bangsa yang mudah marah.

Hal tersebut terjadi karena Bangsa Indonesia seolah-olah melupakan sejarah lahirnya Pancasila dan nilai-nilai luhur Pancasila.

“Karena itu, fungsi Pancasila sebagai pengatur perilaku bangsa dan negara menjadi sangat penting,” katanya.

Menurut dia, Pancasila merupakan sumber hukum dasar nasional yang secara konstitusional mengatur NKRI beserta seluruh unsurnya, yaitu rakyat, wilayah serta pemerintahan.

Mantan Ketua Komisi XI DPR RI ini menegaskan, karena pentingnya Pancasila sehingga Presiden Joko Widodo membentuk Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) yang kemudian diubah namanya menjadi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Lembaga BPIP ini memegang peranan penting untuk menguatkan pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, yang terintegrasi dengan program-program pembangunan yakni pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program lainnya,” katanya.

Setelah menyampaikan materi Empat Pilar Kebangsaan, Olly menerima piagam dari MURI karena dinilai berhasil menciptakan rekor sebagai gubernur pertama di Indonesia yang mengajar Empat Pilar Kebangsaan melalui siaran langsung terbanyak kepada siswa. ( ant )

Bagikan Ini :