Amir Syamsuddin/Net

telusur.co.id – Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Amir Syamsuddin menyambut baik elektabilittas partainya yang meraih anggka 6,6 persen. Padahal, belum melakukan deklarasi capres-cawapres.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia tersebut, yang menikmati deklarasi figur hanya dua partai.

“Apa manfaatnya mendeklarasikan dukungan capres, kalau cuma efeknya dinikmati oleh dua partai,” kata Amir di Kantor Indikator, Kawasan Cikini, Jakarta, kami (3/5/18).

Bekas Menkum dan HAM ini melanjutkan, partai yang dimaksudnya ialah PDIP dan Gerindra. Sementara partai lainnya, belum merasakan dampak dari deklarasi terhadap capres baik ke Joko Widodo, maupun ke Prabowo Subianto.

“Kami bersyukur walaupun belum menentukan sikap masih berada 6 persen dan persis sama dengan 2014 dan kenyataan setelah Pileg jusutru kami diatas 10 persen saat ini,” papar dia.

Oleh sebab itu, hasil survei Indikator tersebut turut memberikan harapan besar bagi Demokrat untuk tidak terburu-buru menentukan sikap.

“Temuan indikator cukup membesarkan hati kami,” tukas dia.

Sebelumnya, berdasarkan hasil survei Indikator yang digelar per Maret 2018, elektabilittas PDIP paling tinggi yakni 27,7 persen, Gerindra 11,4 persen, Golkar 18, 0 persen, Demokrat 6,6 persen dan partai lainnya. [ipk]

Bagikan Ini :