telusur.co.id – Guna memberikan informasi terkait korporasi secara menyeluruh kepada masyarakat, tahun ini PT Jasa Marga (Persero) Tbk. turut berpartisipasi dalam gelaran Jakarta Marketing Week 2018 (JMW 2018).

Dalam _event_ yang digelar pada tanggal 2-8 Mei 2018 tersebut, Jasa Marga yang memegang peranan cukup penting terkait pelaksanaan mudik Lebaran 2018, menjabarkan strategi-strategi yang dilakukan oleh Perseroan untuk mengamankan arus mudik/balik pada bulan Juni mendatang.

Selain Jasa Marga, para instansi terkait di bawah supervisi Kementerian BUMN pun menjabarkan strateginya dalam pelaksanaan arus mudik/balik Lebaran 2018, seperti Kereta Api Indonesia, Garuda Indonesia, Jasa Raharja, Pelindo II, Angkasa Pura II, Pelni, dan Telkomsel.

Corporate Secretary Jasa Marga Agus Setiawan berkesempatan menjadi pembicara dalam _talkshow_ pada agenda hari pertama JMW 2018 (2 Mei 2018) yang bertajuk “Mudik 2018 Aman dan Nyaman”. Di hadapan para pengunjung pameran yang digelar oleh MarkPlus, Inc., Agus menjelaskan terkait peran Jasa Marga dalam pelaksanaan arus mudik/balik Lebaran 2018.

Menurut Agus, pada Lebaran 2018 ini, Jasa Marga telah menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya adalah mengoperasikan jalur-jalur tol fungsional yang terdiri dari Jalan Tol Batang-Semarang (Ruas Batang-Krapyak), Jalan Tol Solo-Ngawi (Ruas Salatiga-Kertasura), Jalan Tol Ngawi-Kertosono (Ruas Wilangan-Nganjuk), dan Jalan Tol Pandaan-Malang (Ruas Pandaan-Purwodadi).

“Untuk mendukung pelayanan lalu lintas, Jasa Marga mengoperasikan jalur-jalur tol fungsional. Jalur fungsional tersebut merupakan proyek-proyek yang belum selesai, tapi sudah bisa dilalui dengan nyaman dan aman. Kami buka untuk membantu kelancaran arus lalu lintas,” papar Agus.

Selain itu, untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan tol, Agus menjelaskan, bahwa Jasa Marga selain meningkatkan pelayanan di _rest area_ eksisting, pada tahun ini Jasa Marga juga mengoperasikan _rest area_ fungsional Lebaran, serta _parking bay_ di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Palikanci. Jasa Marga juga, lanjut Agus, telah menambah sarana sistem informasi dan komunikasi, yaitu Variable Message Sign (VMS), Remote Traffic Microwave Sensor (RTMS), CCTV, dan VMS Mobile.

Lebih lanjut, Agus menambahkan, selain melakukan persiapan yang bersifat internal, Jasa Marga juga turut berkontribusi dalam program “Mudik Bareng” yang diprakarsai oleh Kementerian BUMN. Jasa Marga, diakui Agus, telah melakukan sosialisasi mengenai program Mudik Bareng tersebut sejak jauh-jauh hari, dengan harapan masyarakat mendapatkan informasinya dengan baik.

“Pada Mudik Bareng BUMN tahun ini, Jasa Marga telah menyiapkan armada bus yang jumlahnya dua kali lipat dibandingkan tahun lalu, sehingga diharapkan dapat membawa pemudik lebih banyak lagi,” tutupnya.

Selain itu, pada gelaran JMW 2018 yang diselanggarakan setiap tahun tersebut, Jasa Marga membuka _stand_ yang berisikan informasi terkait Perseroan. Para pengunjung yang ingin mengetahui informasi seputar Jasa Marga dan _update_ seputar kesiapan mudik Lebaran 2018, dapat mengunjungi _stand_ yang dibuka untuk umum selama 7 hari tersebut. [Red]

Bagikan Ini :