Foto: telusur.co.id

telusur.co.id – Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyebutkan bila pemilihan presiden digelar sekarang, maka Presiden Joko Widodo akan kembali mengalahkan rivalnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Direkur Eksekutif Indikator Burhanudin Muhtadi memaparkan, tingkat keterpilihan Jokowi mencapai 60,6 persen dibandingkan Prabowo 29 persen bila pemilihan dilakukan head to head.

“Jarak Prabowo kepada Jokowi sekitar 31 persen. Meski demikian, masih ada waktu setahun ke depan bagi Prabowo mengejar ketertinggalan,” kata Burhanudin saat merilis hasil survei, di Kantor Indikator, Kawasan Cikini, Jakarta, Kamis (3/5/18).

Demikian pula jika Jokowi head to head dengan Anies Baswedan. Maka, bekas Wali Kota Solo itu tetap menang. Jokowi elektabilitasnya 69,2 persen dan Anies 15,7 persen. Sedangkan tidak tahu atau tidak menjawab 15,1 persen.

Sedangkan bila Jokowi bertarung dengan bekas Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, maka bekas Gubernur DKI Jakarta itu menang. Simulasinya, Jokowi terpilih 70,7 persen dan Gatot 14,5 persen.

Survei digelar dari 5-21 Maret. Mereka yang disurvei ialah berumur 17 tahun atau sudah menikah. Populasi dipilih menggunakan metode multistage random sampling dengan tatap muka.

Jumlah sampel yang disurvei sebanyak 1.200 responden, dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen, tingkat kepercayaan 95 persen. [ipk]

Bagikan Ini :