Menteri Hanif Dhakiri/Net

telusur.co.id – Tingkah Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Hanif Dhakiri sungguh memprihatinkan. Bagaimana tidak, disaat peringatan Hari Buruh Internasional, di tengah para buruh menuntut hak-hak hidup mereka agar dipenuhi, menteri Presiden Joko Widodo asal Partai PKB itu justru memperbaiki ruangan kerjanya agar terlihat mewah.

Hal itu sebagaimana disampaikan Direktur Center For Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi kepada telusur.co.id, Kamis (3/5/18).

“Masa para buruh sedang berjuang agar sistem outsourcing dihapuskan, malahan seenak enaknya menterinya sedang memperbaiki ruang kerja, agar jadi super mewah. Pikiran loe dimana?,” kata Ucok.

Uchok menjelaskan, 2018 ini, Biro Umum Kemenaker telah mengalokasi anggaran untuk Perbaikan Ruang Kerja Menteri sebesar Rp 1 miliar, dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Uang Rp 1 miliaran ini hanya membuang-buang duit rakyat saja, tanpa mau untuk melakukan penghematan anggaran negara,” kata dia.

Dia pun merasa geram karena uang perbaikan ruang kerja Hanif itu berasal dari pajak rakyat. Namun tidak dipergunakan dengan tepat. Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo harus segera menegur Menaker agar menghentikan aktivitas “menghambur-hamburkan” uang negara.

“Kami dari CBA meminta kepada Presiden Jokowi untuk menekan Hanif Dhaikiri agar segera menghentikan pembaikkan ruang kerja menteri tersebut,” tukas dia.

Sementara pihak Kemenaker belum bisa dikonfirmasi terkait anggaran yang digunakan tersebut. Tanggapan dari Kemenaker akan dimuat dalam berita selanjutnya. [ipk]

Bagikan Ini :