Foto: telusur.co.id

telusur.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri memusnahkan barang bukti narkoba berjenis sabu seberat 2,647 ton di Monas, Jakarta, hari ini.

Barang haram yang dimusnahkan itu merupakan hasil sitaan dari dua kasus berbeda, yang diungkapka BNN, Polri, TNI AL dan Bea Cukai.

“Pemusnahan barang bukti narkotika sebanyak 2,647 ton. Berasal dari sitaan BNN seberat 1,027 ton dan sitaan Polri 1,620 ton,” kata Kepala Bagian Humas BNN Komisaris Besar Sulis dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/5/18).

Sulis melanjutkan, kasus pertama merupakan hasil pengungkapan BNN, TNI AL dan Ditjen Bea Cukai.

Pada 7 Februari lalu, team KRI Sigurot-864 mengamankan kapal ikan KM Sunrise Glory atau Shun De Man 66, Shuen Ching 12 di selat Philip wilayah perairan Batam, Kepulauan Riau.

“Petugas mengamankan empat Anak Buah Kapal (ABK) WN Taiwan. Mereka adalah Chen Chung Nan, Chen Chin Tun, Huang Ching An, dan Hsieh Lai Fu,” kata Sulis.

Mereka, lanjutnya, diringkus karena dugaan pelanggaraan Undang-Undang Perikanan dan Pelayaran.

“Petugas kemudian mengamankan 41 karung berisi 1.019 bungkus sabu seberat 1,037 ton. Sabu tersebut disembunyikan di dalam Palka bagian belakang kapal,” tutur dia.

Selanjutnya, pada 13 Februari para tersangka dan barang bukti diserahkan kepada tim Penyidik BNN untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Kemudian barang bukti berikutnya, kata Sulis, kasus yang diungkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dengan Ditjen Bea Cukai pada 20 Februari.

“Pengungkapan kasus penyelundupan Shabu di perairan pulau Anambas, kepri,” kata dia.

Sulis menjelaskan, saat itu petugas berhasil mengamankan empat tersangka, semuanya berkewarganegaraan Tiongkok, dengan barang bukti sabu seberat 1,622 ton.

“Dengan pemusnahan barang bukti narkotika sebanyak 2,647 ton, maka setidaknya dengan pemusnahan ini aparat gabungan telah menyelamatkan lebih dari 13 juta anak bangsa terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” kata dia. [ipk]

Bagikan Ini :