Kuasa Hukum FUI, Hendri Indra Guna/telusur

telusur.co.id – Kuasa Hukum Forum Untukmu Indonesia (FUI), Hendri Indra Guna mengklaim belum mengetahui secara detail terkait meningggalnya dua bocah, yang diduga saat acara bagi-bagi sembako gratis di Monas pekan kemarin.

Padahal, penyelenggara acara sudah melakukan evaluasi terhadap semua kegiatan tersebut.

“Sudah dua hari ini kami melakukan evaluasi. Makanya, kami tidak mau dulu buka segmen di media. Kami cek dulu fakta di lapangan seperti apa,” kata Hendri di Kantor KPAI, Jakarta, Jumat (4/5/18).

Hendri menjelaskan, acara Untukmu Indonesia, persiapannya sudah sangat matang. Bahkan, ratusan dokter di siagakan di lokasi acara.

“Ada 150 dokter yang disiagakan dilokasi, 5 mobil ambulance juga dikerahkan ke lokasi dan 4 rumah sakit bekerja sama dengan kita,” klaimnya.

Sedangkan untuk keamanan, penyelenggara juga menyiapkan ribuan panitia berjaga dilokasi. “Panitianya ada 1500 yang berjaga, ini di luar polisi dan TNI ya,” kata dia.

Untuk memastikan tempat terjadinya peristiwa yang menyedihkan tersebut, FUI akan melihat jejek rekaman melalui drone.

“Kami punya drone, akan kami cek semuanya dimana kejadian itu berlangsung dan ini bakal jadi bukti,” tukas dia.

Sebelumnya, saat konperensi pers dikediaman Komariah selaku ibu kandung RMF, salah satu bocah yang meninggal, menceritakan kronologis dari awal hingga ‘buah hatinya’ meninggal dunia. Saat itu, kata dia, kondisi R kejang-kejang hingga muntah-muntah dan akhirnya dibawa ke pos kesehatan acara oleh dua orang TNI.

“Akhirnya seorang dokter memberikan rujukan ke RS Tarakan sekitar jam 13.30 WIB. Rizki dibawa dengan ambulans yang ada di posko dan tiba di IGD RS Tarakan sekitar pukul 14.00 WIB,” ujar Kuasa Hukum keluarga RMF. [ipk]

Bagikan Ini :