KPAI/telusur

telusur.co.id – Meninggalnya dua bocah yang diduga akibat bagi-bagi sembako di Monas beberapa waktu lalu, menjadi perhatian serius Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Ketua KPAI Susanto mengatakan, meski sudah mendapatkan informasi dari pihak keluarga korban, namun pekan depan, pihaknya akan meminta keterangan dari Pemerintah Provinsi (Pemrpov) DKI Jakarta.

“Secepat mungkin. Minggu depan kita akan mengundang Pemprov secara utuh. Kan ada Gub (Gubernur Anies Baswedan), Disparbud, lalu ada UPT Monas juga,” kata Susanto dalam konprensi pers di Kantor KPAI, Jakarta, Jumat (4/5/18).

Susanto menjelaskan, hingga kini KPAI belum bisa mengeluarkan keputusan, karena informasi yang diterima masih minim.

KPAI, tegas dia, dalam menangani kasus, tentu harus mendengarkan Klarifikasi dari semua pihak, baik penyelenggara acara, korban dan Pemrpov.

“Kepentingannya adalah untuk mendapatkan info yang berimbang terkait dengan kasus yang telah diadukan, dan kejadian di Monas,” kata dia.

Sebelumnya, Forum Untukmu Indonesia bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menggelar acara memperingati Hari Tari Sedunia, mengadakan lomba tari massal di silang Monas. Acara tersebut, kemudian ditutup dengan pembagian ribuan sembako.

Kehadiran ribuan penerima sembako ini tidak dapat diantisipasi dengan baik oleh penyelenggara sehingga mengakibatkan terjadinya desak-desakan. Dua orang anak yang dibawa orangtuanya ikut dalam antrean terhimpit hingga terinjak-injak, kemudian dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia. [ipk]

Bagikan Ini :