KPAI/telusur

telusur.co.id – Persiapan acara Untukmu Indonesia di Monas pekan kemarin, dinilai kurang matang. Sebab, dalam acara tersebut dua nyawa bocah hilang.

Menanggapi hal itu, Ketua KPAI Susanto mengatakan, hendaknya persiapan acara budaya tersebut dibuat sebaik mungkin. Apalagi, melibatkan ribuan peserta.

“Dibutuhkan perencanaannya lebih matang,” kata Ketua KPAI, Susanto di kantornya, Jakarta, Jumat (4/5/18).

Susanto melanjutkan, acara yang disebut menghadirkan peserta sekitar 150 ribu orang, tak menutup kemungkinan mereka juga membawa anak.

“Yang hadir disitu prediksinya ada sekitar 100 ribu peserta, tentu anaknya cukup banyak,” jelas dia.

Oleh sebab itu, kata dia, tidak ada alasan jika dalam membikin acara sangat besar dan melibatkan ribuan peserta, namun persiapannya tidak diperhatikan dengan baik.

“Memang dibutuhkan proteksi maksimal terkait dengan persiapan itu,” kata dia.

Sebelumnya, Forum Untukmu Indonesia beberapa waktu lalu, menggelar acara memperingati Hari Tari Sedunia, mengadakan lomba tari masal di silang Monas. Acara tersebut, kemudian disisipi dengan bagi-bagi sembako gratis.

Kehadiran ribuan penerima sembako ini tidak dapat diantisipasi dengan baik oleh penyelenggara sehingga mengakibatkan terjadinya desak-desakan. Diduga Dua orang anak yang dibawa orang tuanya ikut dalam antrean tersebut dana terhimpit hingga terinjak-injak, kemudian dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia. [ipk]

Bagikan Ini :