Boediono/Net

telusur.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan dengan tegas, tidak akan ragu menjerat pihak-pihak yang terlibat dalam kasus Bank Century, termasuk bekas Wakil Presiden RI Boediono, serta nama-nama yang disebut dalam putusan bekas Gubernur BI, Budi Mulya.

“Nggaklah. Ragu bagaimana,” kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang di gedung KPK, Jalan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/5/18).

Saut menagaskan, dalam menangani setiap kasus yang merugikan negara, KPK tidak pernah takut dengan nama besar maupun kecil. Hal itu, kata dia, lantaran persamaan dimuka hukum.

“Dalam hukum itu nggak ada besar kecil,” kata dia.

Diketahui, Perkara Century yang menjerat Budi Mulya telah inkracht sejak April 2015 lalu. KPK pun telah menerima salinan lengkap putusan kasasi MA terhadap Budi Mulya sejak Januari 2016 lalu.

Namun kasus itu tidak berjalan, dan hingga akhirnya LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pengadilan pun akhirnya menerima permohonan MAKI, dan memerintahkan KPK untuk menetapkan nama-nama yang ada dalam putusan Budi Mulya sebagai tersangka.

Adapun nama-nama tersebut yakni, Boediono, Miranda Swaray Goeltom, Siti Chalimah Fadjrijah, Budi Rochadi, Muliaman D Hadad, Hartadi Agus Sarwono, Ardhayadi Mitroatmodjo. Kemudian, ada nama Robert Tantular, Hermanus Hasan dan Raden Pardede.

Sementara dua dari sepuluh nama itu telah meninggal dunia, mereka adalah Siti Chalimah Fadjrijah dan Budi Rochadi. [ipk]

Bagikan Ini :