Setya Novanto/liputan6

telusur.co.id – Setya Novanto, terpidana kasus korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (KTP-el) itu, akan menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan khusus koruptor, Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Sebelum memasuki mobil tahanan KPK, Novanto sempat menemui awak media yang telah menunggunya dari pagi. Dia pun berpamitan dan juga menyampaikan permohonan maaf.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya. Saya sekarang mau pamit,” kata Novanto di depan rutan Klas 1 KPK, Jumat (4/5/18).

Usai menemui awak media, Novanto langsung menaiki mobil tahanan. Dia terpantau beberapa kali tersenyum dan melambaikan tangan sebelum memasuki mobil tahanan.

Diketahui, Novanto dinyatakan terbukti melakukan korupsi proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2013.

Bekas Ketua DPR itu divonis 15 tahun penjara dan harus membayar denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan. Bekas Ketum Partai Golkar itu juga diwajibkan membayar uang pengganti 7,3 juta dolar AS, dikurangi Rp 5 miliar yang telah dititipkan kepada penyidik. [ipk]

Bagikan Ini :