Terdakwa Setya Novanto/Net

telusur.co.id – Terpidana kasus korupsi proyek KTP elektronik Setya Novanto telah membayar uang denda Rp 500 juta dan biaya perkara Rp 7.500 sesuai putusan hakim.

Hal itu sebagaimana disampaikan Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah, dalam keterangan tertulis, Jumat (4/5/18).

Akan tetapi, Novanto belum membayar sisa uang pengganti 7,3 juta dolar AS, dikurangi uang titipan Rp 5 miliar. Namun, kata Febri, pihak Novanto telah menyerahkan surat kesanggupan membayar uang pengganti tersebut.

“Pihak SN telah menyerahkan surat kesanggupan membayar (uang pengganti),” kata Febri.

Diketahui, Novanto dinyatakan terbukti melakukan korupsi proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2013.

Bekas Ketua DPR itu divonis 15 tahun penjara dan harus membayar denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan. Bekas Ketum Partai Golkar itu juga diwajibkan membayar uang pengganti 7,3 juta dolar AS, dikurangi Rp 5 miliar yang telah dititipkan kepada penyidik.

Berdasarkan penelusuran redaksi, apabila uang pengganti tersebut dibayarkan berdasarkan kurs rupiah tahun 2010, maka total yang harus dibayar Novanto sekitar Rp 66 miliar. [ipk]

Bagikan Ini :