Foto: telusur.co.id

telusur.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri melakukan pemusnahan terhadap 2,647 ton sabu di Monas.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang menghadiri acara pemusnahan barang haram itu mengatakan, kemungkinan masih banyak peredaran sabu yang belum tertangkap, di tengah masyarakat.

“Yang lolos masih lebih banyak daripada yang kita tangkap ini. Karena itu bahaya narkoba tetap mengintai,” kata JK di Kawasan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (4/5/18).

Bekas Ketua Umum Partai Golkar ini menilai, BNN, Polri, Bea Cukai dan TNI AL, patut diberi penghargaan karena telah berhasil menangkap pihak yang membawa sabu tersebut.

“Kita tetap memberi penghargaan kepada BNN, Polisi bahwa berhasil untuk menangkap dan mengurangi bahaya narkoba,” papar dia.

Selain itu, dirinya mengimbau agar seluruh elemen masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga lingkungan dari beredarnya barang haram tersebut. Sebab, narkoba sangat jelas dampak negatifnya bagi generasi muda.

“Karen itu yang ditangkap 2,6 ton yang lolos pasti banyak dan bahaya’ masih mengintai sehingga dibutuhkan kerjasama semua pihak,” tukas dia. [ipk]

Bagikan Ini :