telusur.co.id

telusur.co.id – Sistem pengamanan deklarasi Partai Persatuan Pembangunan Khittah mulai diperketat. Hal itu terlihat dari puluhan anggota Kepolisian dari dari Polresta dan Polsek Yogyakarta yang berada di depan kantor DPW PPP Yogyakarta Jl. Tentara Rakyat Mataram.

Kehadiran aparat kepolisian tersebut untuk menjaga dan mengamankan pelaksanaan deklarasi PPP khittah yang akan berlangsung hari ini, Jumat (4/5/18).

Dari pantauan telusur.co.id di lapangan, polisi mulai berjaga dititik-titik yang dianggap rawan dan terjadi kemacetan karena para kader PPP dari baik dari Jogya maupun wilayah lain mulai memadati tempat acara. Bahkan, polisi yang berjaga menggenakan senjata lengkap.

Perlu diketahui, deklarasi tersebut bentuk perhatian para senior PPP yang resah akibat dualisme kepengurusan PPP yang hingga kini belum terselesaikan. Selama tiga tahun lebih, energi para kader terkuras karena ada konflik di internal.

Dualisme PPP terjadi sejak Oktober 2014 saat muktamar di Jakarta dan Surabaya. Muktamar Jakarta memilih Djan Faridz sebagai ketua umum, sedangkan Muktamar Surabaya memilih Muhammad Romahurmuziy sebagai ketua umum. ( far )

Bagikan Ini :