foto : telusur.co.id

telusur.co.id – Animo dan antusiasme kader, simpatisan dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terhadap deklarasi PPP Khittah ternyata luar biasa besar. Respon positif dari kader terlihat dengan banyaknya kader PPP yang mendatangi tempat deklarasi.

Dari pantauan telusur.co.id di tempat acara, kader PPP yang mengenakan kaos dan baju berlambang kabah datang dari berbagai penjuru Yogyakarta. Mereka juga membawa bendera PPP sambil beriring-iringan menggunakan sepeda motor.

Banyaknya kader yang datang membuat jalan Tentara Rakyat Mataram No 43 macet. Mereka juga meneriki yel yel PPP kembali kepada ulama. “PPP harus kembali ke khittah dan ulama, makanya kita harus rebut kembali PPP dari tangan orang yang menghancurkan partai,” ungkap salah satu kader.

foto : telusur.co.id

Setelah puas mencurahkan uneg-unegnya, para kader yang setia ini langsung memadati tempat deklarasi sambil mengumandangkan teriakan takbir.

Perlu diketahui, deklarasi tersebut bentuk perhatian para senior PPP yang resah akibat dualisme kepengurusan PPP yang hingga kini belum terselesaikan. Selama tiga tahun lebih, energi para kader terkuras karena ada konflik di internal.

Dualisme PPP terjadi sejak Oktober 2014 saat muktamar di Jakarta dan Surabaya. Muktamar Jakarta memilih Djan Faridz sebagai ketua umum, sedangkan Muktamar Surabaya memilih Muhammad Romahurmuziy sebagai ketua umum. ( far )

Bagikan Ini :