Amin Santono/Net

telusur.co.id – Setelah KPK menetapkan Amin Santono sebagai tersangka kasus suap, Partai Demokrat langsung memecat yang bersangkutan dengan tidak hormat. Bahkan, Demokrat menarik keanggotaan Amin dari DPR RI.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (5/5/18).

“DPP Partai Demokrat memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat AS dari Partai Demokrat dan memberhentikan dari keanggotaan di DPR,” kata Hinca.

Partai Demokrat, kata dia, mendukung KPK dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi di semua lini termasuk di partai politik.

“Terima kasih kepada KPK membersihkan bangsa ini dari para pelaku korupsi dan juga membersihkan Partai Demokrat dari kader-kader yang korupsi,” kata Hinca.

KPK sendiri telah menetapkan Amin sebagai tersangka setelah melakukan pemeriksaan, usai terjaring OTT tim KPK pada Jumat malam.

Atas perbuatannya, Amin Santono, ‎sebagai penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. [ipk]

Bagikan Ini :