telusur.co.id – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani mengatakan perusahaannya mempunyai peran yang sangat vital dalam mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2018.

“Berkaca dari penyelenggaraan arus mudik dan balik tahun lalu (2017), saya yakin penyelenggaraan pada 2018 akan lebih berhasil,” kata Desi Arryani ketika menjadi pembina upacara pada apel Mudik dan balik Lebaran 2018 Jasa Marga di halaman kantornya di Jakarta, Senin (7/5/2018).

Menurut Desi, meskipun Jasa Marga telah mendapat apresiasi dari beberapa Kementerian dan lembaga, namun hal itu jangan membuat berpuas diri.

“Kita harus berupaya agar pelayanan Mudik dan balik 2018 lebih baik daripada tahun sebelumnya,” katanya.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. pastikan kesiapan dalam menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2018 (Idul Fitri 1439 H). Selain dari sisi kesiapan operasional maupun konstruksi, Jasa Marga juga memastikan aspek Sumber Daya Manusia (SDM) siap dalam mendukung semua proses kelancaran, kenyamanan dan keamanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2018 yang jatuh pada bulan Juni 2018 mendatang.

Oleh karena itu, Jasa Marga telah membentuk Tim Jasa Marga Siaga Operasional Lebaran 2018 (Tim JM Siaga). Guna memastikan kesiapan tim yang akan bertugas mengawal arus mudik dan balik Lebaran nanti, Jasa Marga mengadakan upacara peresmian _(kick off)_ Tim JM Siaga, di Kantor Pusat Jasa Marga, Senin (7/5).

Tim Jasa Marga Siaga Operasional Lebaran 2018 merupakan tim gabungan antara kantor pusat, cabang, dan anak perusahaan Jasa Marga yang tersebar di seluruh Indonesia. Nantinya, tim ini akan ditempatkan di titik-titik tertentu di ruas-ruas jalan tol milik Jasa Marga, terutama di titik-titik rawan kepadatan, untuk memastikan arus mudik dan balik Lebaran 2018 berjalan dengan lancar.

Mengingat jalan tol merupakan salah satu jalur yang paling sering dilalui oleh para pemudik dan cukup krusial, maka Jasa Marga akan mengerahkan Tim JM Siaga dengan jumlah personel yang cukup banyak, lebih dari 200 orang.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani yang juga menjadi pembina dalam upacara peresmian tersebut mengatakan bahwa Jasa Marga memegang peranan yang sangat vital dalam melaksanakan kegiatan arus mudik dan balik lebaran. Oleh karena itu, Desi meyakinkan para pasukan JM Siaga untuk memastikan arus mudik dan balik berjalan dengan lancar, selamat, aman, dan nyaman bagi para pemudik.

“Jasa Marga memegang peranan yang sangat penting dalam setiap mudik lebaran, sehingga dengan dibentuknya Tim JM Siaga ini, diyakini mudik kali ini akan berjalan dengan lancar, selamat, aman dan nyaman bagi para pemudik,” pesan Desi di hadapan para petugas JM Siaga.

Lebih lanjut, Desi mengajak seluruh elemen Jasa Marga untuk berkaca pada keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik lebaran tahun 2017. Menurutnya, segala keberhasilan dan apresiasi yang diberikan kepada Jasa Marga atas keberhasilan tersebut harus terus ditingkatkan untuk mengawal arus mudik dan balik lebaran tahun ini berjalan dengan lancar.

“Kita harus berkaca pada keberhasilan Tim JM Siaga Lebaran 2017. Beberapa apresiasi kita (Jasa Marga) terima atas keberhasilan tersebut. Namun kita tidak boleh berhenti sampai di sana. Tugas kita selanjutnya adalah meningkatkan pelayanan dari tahun sebelumnya, sehingga kita menjadi yang terbaik dalam mengoperasionalkan jalan tol,” imbuhnya.

Pada upacara tersebut juga, Tim JM Siaga mendapat pemaparan mengenai kesiapan operasional dan langkah-langkah strategis yang akan dilakukan oleh Jasa Marga untuk mengamankan arus mudik dan balik. Desi memaparkan sejumlah strategi baru yang diterapkan pada arus mudik dan balik lebaran tahun ini dibandingkan tahun lalu. Menurutnya, selain mengerahkan Tim JM Siaga yang lebih banyak, tahun ini Jasa Marga akan menyediakan jalur-jalur fungsional dari proyek-proyek yang dimiliki oleh Jasa Marga.

Jalur-jalur fungsional tersebut terdiri dari: Jalan Tol Batang-Semarang (Ruas Batang-Krapyak), Jalan Tol Solo-Ngawi (Ruas Salatiga-Kertasura), Jalan Tol Ngawi-Kertosono (Ruas Wilangan-Nganjuk), dan Jalan Tol Pandaan-Malang (Ruas Pandaan-Purwodadi).

Selain itu, Desi menuturkan, tahun ini pula Jasa Marga menyediakan lebih dari 100 sarana _mobile reader_ di gerbang-gerbang tol tertentu guna memperlancar arus kendaraan saat melakukan transaksi jalan tol. Selain itu, Jasa Marga juga telah melakukan peningkatan dari segi kapasitas, konstruksi, dan pengerahan petugas-petugas operasional seperti Tim Sapu Lubang.

Sebagai penutup, Desi mengingatkan kepada seluruh karyawan Jasa Marga untuk saling bekerjasama dalam mengawal arus mudik dan balik lebaran 2018. Menurutnya seluruh karyawan harus turut berpartisipasi dan meningkatkan kinerjanya demi melayani masyarakat dan kelancaran arus mudik dan balik lebaran nanti.

“Kembali saya ingatkan kepada kawan-kawan sekalian, bahwa saya ingin semua bekerja dengan *APIC*, sesuai dengan tata nilai yang sudah kita anut. *APIC* tidak hanya berarti baik tapi juga berarti kita mengedepankan _Agility_, _Professionalism_, _Integrity_, dan _Customer Focus_,” tuturnya. [Red]

Bagikan Ini :