Ketua DPRD DKI JAkarta, Prasetio Edi/Net

telusur.co.id – Bekas Sekretaris Daerah Provinsi Riau, H Zaini Ismail melaporkan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo EDI Marsudi ke Polda Metro Jaya.

Laporan dibuat atas dugaan tindak penipuan. Laporan itu diterima dengan nomor LP/2369/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum.

Salah satu kuasa hukum pelaporan, Ilal Ferhard memastikan Prasetyo mengenal kliennya. Ia membantah terkait kabar Prasetyo tak mengenal kliennya. Dirinya, memiliki bukti berupa foto terkait hal itu.

“Ini bukti Prasetyo mengenal klien saya,” kata Ilal sambil memperlihatkan foto Politikus PDIP itu dengan kliennya, Selasa (8/5/18).

Sebelumnya, Kuasa Hukum Zaini, William Albert menjelaskan, kasus itu bermula ketika kliennya dijanjikan jabatan pelaksana tugas gubernur oleh Prasetyo.

Pelapor dimintai uang sebesar Rp 3.250.000.000 pada tahun 2014 untuk memuluskan rencana itu. Jadi gini, gubernur ditangkap KPK kemudian wakilnya jadi gubernur dan dia bermasalah juga. Gitu. Nah, nanti kalau dia diatangkap KPK, klien kami ini jadi Plt,” ujarnya kepada wartawan, Senin kemarin.

William mengatakan pelapor berani memberikan uang dengan nilai fantastis iti lantaran terlapor mengaku dekat dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Namun, kata William, usai memberikan uang kliennya tak kunjung dianhkat menjadi Plt. Kliennya malah dipecat dari jabatannya.

“Karena dia mengaku dekat sama Megawati, si Pras itu. Nggak jadi, malah dia dicopot dari Sekda.”

Prasetyo sendiri belum memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut. Sambungan Telepon telusur.co.id tidak diangkat ya. Pesan messenger yang dikirimkan juga belum dibalas.

Tanggapan dari yang bersangkutan, akan dimuat dalam berita selanjutnya. [ipk]

Bagikan Ini :