Foto: Net

telusur.co.id – Partai Demokrat masih memiliki peluang untuk bisa mencalonkan Wakil Presiden pendamping petahana Joko Widodo, asalkan bukan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Gede Pasek Suardika kepada wartawan, di Pekanbaru, Riau, Rabu ,(8/5/18).

“Kalau mau masuk ke Jokowi dengan AHY kurang pas. Yang paling memungkinkan ya Pak SBY sendiri. Tapi dengan posisi Cawapres,” kata bekas kader Partai Demokrat itu.

Alasannya, jika AHY yang akan menjadi Cawapres Jokowi, maka pada Pilpres berikutnya, PDIP akan rugi. Sebab, AHY akan kuat pada periode berikutnya.

Selain itu, partai-partai yang telah lebih awal mendukung Jokowi, belum tentu akan setuju bila AHY dijadikan Cawapres. Kalau memang Demokrat tidak mau dengan itu, dirinya menyarankan Demokrat membuat “paket baru”.

“Jadikan saja pasangan baru, Cak Imin-AHY, atau Gatot-AHY,” kata Pasek.

Dirinya lebih memilih jika Jokowi maju Pilpres dengan pasangan yang sudah senior. Hal itu, agar ke depannya cawapres Jokowi tidak bisa ikut berkompetisi di Pilpres 2024.

“Kan nantinya jadi semua memulai dari nol. Cak Imin, AHY, Puan semua setara (pada Pilpres 2024),” kata dia. [ipk]

Bagikan Ini :