telusur.co.id – Meski mendapat perlawanan dari warga dengan memblokade jalan Arteri Pondok Indah dan pertigaan Pondok Pinang, penertiban perumahan di Komplek Kostrad Tanah kusir, Rabu (9/5/18) tetap dilaksanakan.

Kolenel CZI  Tri Hascaryo mengatakan, sebelum anggotanya melakukan penertiban, sejak tahun lalu, pihaknya sudah memberitahu bahkan beberapa kali telah mengeluarkan Surat Peringatan (SP).

“Kita sudah mensosialisasikan kepada warga. Bahkan, pada 17 Maret 2017 itu kami kasih SP1 dan  SP3 pada 2 Juni 2017,” katanya di Perumahan Kostrad, Tanah Kusir, Jakarta.

Ia menjelaskan, dalam SP yang dikeluarkan, telah disebut pihak TNI akan melakukan penertiban. Namun, kata dia, dalam SP tersebut memang tidak dijelaskan secara eksplisit waktu penertibannya.

“Kita sampaikan sosialisasi, dalam SP-3 itu kan ada tertuang sewaktu-waktu akan kami lakukan penertiban tapi tidak dijelaskan tanggalnya.”

Sebelumnya Rencana pengosongan rumah di Komplek Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, nyaris ricuh lantaran diprotes warga.

Warga yang protes juga melakukan pembakaran ban di pertigaan jalan arteri pondok indah. Pembakaran ban bekas itu untuk menghalau TNI yang akan masuk ke dalam komplek Kostrad. Namun melalui pintu samping personel TNI akhirnya berhasil masuk ke dalam komplek.

Pantauan tulusur.co.id, saat ini keadaan jalan tak lagi macet. Namun  sisa-sisa bekas bakaran ban masih belum dibersihkan. [ipk]

Bagikan Ini :