Sumber foto dari whatsapp

telusur.co.id – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Banteng Muda Indonesia (BMI), Antoni Wijaya mengutuk keras tindakan pengeboman yang terjadi di tiga titik Kota Surabaya.

“Kami mengutuk keras tindakan teror yang terjadi di Surabaya pagi hari ini, tindakan ini sangat keji,” kata Antoni, kepada awak media, Minggu (13/5).

Lebih lanjut, Antoni menegaskan, bahwa terorisme adalah musuh bersama yang harus dicegah dan dilawan.

“Tindakan ini sama sekali tidak dibenarkan, dan kita semua wajib melawan apapun bentuk teror yang terjadi di negara ini,” tambahnya.

Selain itu, kata Antoni, pihaknya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi pagi hari ini.

“Kami menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada saudara-saudara kami yang menjadi korban atas aksi yang tidak bertanggung jawab tersebut,” ucapnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan ada dua orang yang tewas dalam peristiwa pagi hari ini. Selain pelaku bom bunuh diri meninggal dunia di TKP, satu orang meninggal dunia di rumah sakit.

“Ada total 13 korban luka-luka yang saat ini dibawa ke rumah sakit. Dua dari anggota kepolisian yang tengah berjaga dan 11 masyarakat,” katanya. (ham)

Bagikan Ini :