foto/bs

telusur.co.id – Kemenangan Atletico Madrid atas Getafe menambah kepercayaan ketika melawan Olympique Marseille dalam laga final Liga Europa.

Atletico menggulung Getafe di Coliseum Alfonso Perez dengan skor tipis 1-0. Raihan tiga poin sekaligus membuat Atletico menyemen posisi kedua di klasemen akhir La Liga Spanyol dengan menyisakan satu pertandingan lagi.

Meski perolehan poin dengan Real Madrid selaku penguasa posisi ketiga bisa menjadi sama di jornada akhir, posisi Los Rojiblancos tetap tak bisa dilengserkan dari runner-up.

Ada pun Getafe, mereka harus berlapang dada gagal mengakhiri musim 2017/18 untuk tampil di pentas Liga Europa musim depan seperti dilansir beinsport.com

Meski dihadapkan pada agenda final Liga Europa, Diego Simeone tetap menurukan tim terbaiknya di Alfonso Perez. Beruntung, di tengah banyaknya pelanggaran keras yang tersaji di laga ini, skuat Simeone tidak ada yang mengalami cedera.

Tampil di hadapan publik lawan, Atletico tetap bermain penuh percaya diri. Buktinya, laga baru berjalan delapan menit, gawang tuan rumah ternodai.

Berawal dari manuver Antoine Girezmann, dia membagi bola pada Koke, yang dengan cerdik mendentumkan bola untuk menaklukkan kiper Vicente Guaita. Keunggulan ini bertahan sampai kedua memasuki ruang ganti.

Babak kedua berjalan dengan tensi tinggi. Sebuah momen mengerikan diperlihatkan Mathieu Flamini yang membuat tekel horor pada Filipe Luis, akan tetapi wasit hanya memberi nama pertama kartu kuning.

Mengantisipasi kemungkinan buruk di tengah kasarnya laga di babak kedua, Simoene menarik para bintangnya seperti Griezmann, Diego Costa dan Koke.

Menginjak menit ke-77, Getafe sebetulnya puna kans menyeimbangkan skor setelah Angel Rodriguez dilanggar di kotak terlarang. Sayang eksekusi Faycal Fajr bisa digagalkan dengan baik oleh Jan Oblak.

Sampai 90 menit berlalu, skor 1-0 bertahan. Atletico berhak pulang dengan rengkuhan tripoin. (ham)

Bagikan Ini :