Diskusi (Foto: Tio Pirnando/telusur.co.id)

telusur.co.id – Aksi teroris baik di Mako Brimob maupun pengeboman di Kota Surabaya, Jawa Timur, yang telah menelan korban jiwa, menjadi perhatian publik.

Menaggapi hal itu, Ketua Garda 212, Ansufri Idrus Sambo mencurigai ada yang bermain di balik aksi para teroris tersebut.

“Saya yakin peristiwa-peristiwa yang belakangan terjadi, apakah di Mako Brimob, di Surabaya ini saya curiga adalah pengalihan-pengalihan isu saja,” kata Sambo dalam diskusi bertajuk “#2019GantiPresiden Harapan Rakyat”, di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (14/5/18).

Menurutnya, selama ini aksi-aksi pengeboman tidak pernah terungkap siapa yang bermain di balik itu semua.

Namun, kata Sambo, yang menjadi pertanyaan siapa yang dimaksud pemerintah sebagai teroris tersebut.

Bahkan, Sambo menuding ada kemungkinan penyebutan teroris merupakan upaya melemahkan umat Islam di Indonesia.

“Diarahkan kepada siapa kalimat teroris itu. Ini saya kira pedang bermata dua. Satu sisi untuk menghantam umat Islam, satu sisi untuk pengalihan isu,” kata dia. [ipk]

Bagikan Ini :