telusur.co.id – Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan peristiwa bom bunuh diri yang terjadi secara beruntun di Surabaya, Jawa Timur merupakan tindakan yang biadab.

“Aksi teror merupakan tindakan biadab yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” kecam Doli melalui keterangan tertulisnya, Minggu.

Mereka, sebut Doli, adalah pihak yang menginginkan Indonesia terus menerus dalam situasi rusuh, keruh, masyarakatnya diadu domba, serta hidup dalam suasana mencekam dan takut.

“Indonesia harus marah, bersatu, mengutuk, dan melawan tindakan-tindakan seperti itu. Tidak ada toleransi dan maaf bagi pelaku teror seperti itu,” tegasnya.

Yang lebih penting adalah, Indonesia tetap kuat dan semua jangan terpancing, tidak terprovokasi, dan harus hati-hati dalam menghadapi situasi seperti ini.

Jangan ada pihak yang saling menyalahkan, saling tuduh, emosi berlebihan, apalagi mengambil tindakan sendiri-sendiri. Tidak ada satu agama pun di dunia ini yang membenarkan kejahatan kemanusiaan seperti itu.

“Jangan pula kita biarkan pihak-pihak itu mengecoh kita. Peristiwa ini bisa jadi ingin dikait-kaitkan dan memanfaatkan kejadian beberapa hari lalu di Mako Brimob, yang menggugurkan beberapa aparat kepolisian.”

Oleh karena itu, Doli mengajak semua bergandengan tangan, dukung pemerintah, dan serahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian dan penegak hukum lainnya untuk mengusut tuntas, mencari, dan menghukum dengan berat siapapun yang menjadi pelaku, dalang, dan aktor di belakang peristiwa itu. (ham)

Bagikan Ini :

1 KOMENTAR