Ilustrasi/Net

telusur.co.id- Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengutuk keras serangkaian peristiwa pengeboman di Surabaya.

Jimly mengimbau agar semua pemuka agama untun terus membimbing sekaligus jadi teladan di kehidupan sosial kemasyarakatan mengenai pentingnya kerukunan hidup bersama.

“Kita harus mengutuk pengeboman rumah ibadah. Kelompok teroris di manapun harus dihadapi, jika tidak rumah ibadah akan hancur karena kebiadaban,” kata Jimly, Jakarta, Senin (14/5/18).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengaku kesal atas perbuatan para teroris mengebom rumah ibadah mengatasnamakan agama Islama. Dia menegaskan, tidak ada satupun agama yang membenarkan tidakan kekerasan, apalagi sampai membunuh.

“Di dalam Al Quran Surah Al Hajj ayat 40 sudah jelas mengajarkan bahwa semua rumah ibadah harus dilindungi karena banyak menyebutkan nama Tuhan, termasuk gereja,” jelas dia.

Lebih lanjut, Jimly berharap, kedepan tak ada adalagi  teror yang mengguncang Tanah Air ini. Sebentar lagi, kata Jimly, umat Islam akan memasuki puasa Ramadhan.

“Memasuki Ramadhan 1439 Hijriah, diimbau agar umat Islam tetap tenang dan nyaman melaksanakan ibadah, sebagai bukti bahwa ajaran Islam adalah Rahmatan Lil Alamin,” tuntas dia.[Ipk]

Bagikan Ini :