FOT: Istimewa

telusur.co.id- Hasil survei Polcomm Institute menyebutkan, elektabilitas Joko Widodo dikalangan pemilih milenial diangka 44,83 persen, sedangkan Prabowo Subianto berada pada posisi kedua yakni 31,68 persen.

Menanggpai hal tersebut, Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira menyambut gembira atas hasil survei itu. Menurutnya, pemilih milenial merupakan pemilik suara terbesar pada perhelatan kotak suara.

“Jadi, pemilih milenial penting dan jadi target utama kontestasi, tapi tidak mudah untuk mengidentifikasi kelompok ini. Ini satu pekerjaan yang serius,” kata Andreas di Kawasan Menteng, Jakarta, Minggu (13/5/18).

Anggota Komisi I DPR ini menuturkan, pemilih milenial memiliki karakter yang berbeda dengan pemilih lainya. Mereka tipikal pemilih yang labil dan secara mendadak bisa merubah pilihan.

Politisi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini mengaku percaya diri, Jokowi akan mampu meraih simpati pemilih milenial pada Pilpres 2019. Meskipun, hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi koalisi bagaimana mampu meyakinkan mereka.

“Ini tantangan bagi koalisi, tapi kami punya optimisme. PDIP itu parpol yang sudah Kakek-kakek. Sejarahnya panjang. Tapi dia punya hati di pemilih milenial. Ini membanggakan,” tuntasnya.[Far]

Bagikan Ini :