Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon/Net

telusur.co.id – Bila DPR tidak segera mengesahkan Revisi Undang Undang (RUU) Anti Terorisme, Presiden Joko Widodo mengancam akan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (perppu).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menilai saat ini Perppu tak diperlukan. Sebab, RUU tersebut sudah mau selesai.

“Perppu itu menurut saya tak diperlukan. Karena dalam pembahasan ini sudah mau final. Pada masa sidang lalu pun sebetulnya bisa disahkan,” kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/5/18).

Fadli menuding pemerintahlah yang menghambat penyelesaian pembahasan RUU tersebut, dengan dalih masih berdebatnya soal definisi terorisme. “Pemerintah yang menunda. Jangan kebolak-balik,” kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta parlemen dan kementerian terkait agar mempercepat RUU Antiterorisme. Bila RUU tersebut tak rampung pada Juni mendatang, Jokowi akan menerbitkan Perppu.

RUU ini merupakan sebuah payung hukum yang penting bagi aparat Polri untuk bisa menindak tegas terorisme dalam pencegahan maupun dalam penindakan. [ipk]

Bagikan Ini :