Yusril Ihza Mahendra/telusur.co.id

telusur.co.id – Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra mengaku khawatir, aksi bom di Surabaya, Jawa Timur, akan menghentikan pergerakan ekonomi di Tanah Air.

Apalagi, aksi terorisme ini adalah dalam rangka menciptakan ketakutan kepada masyarakat Tanah Air.

“Dengan meluasnya rasa takut, maka masyarakatpun tidak mau ke luar rumah dan melakukan aktivitas-aktivitas ekonomi. Bila keadaan ini berlanjut, maka perekonomian yang sudah lesu akan bertambah lesu, yang berpotensi meruntuhkan negara,” kata Yusril dalam keterangan kepada wartawan, Senin (14/5/18).

Pakar hukum tata negara ini mengimbau agar teror bom jangan membuat perhatian masyarakat beralih dan lengah dari persoalan ekonomi yang melanda Indonesia.

“Jangan memalingkan perhatian kita dari kesulitan ekonomi yang tengah melilit masyarakat, kurs dolar yang terus menekan rupiah dan beban utang negara yang kian mencemaskan,” kata dia.

Namun demikian, dia mengajak elemen bangsa bersatu untuk melakukan deteksi ini. “Kita harus meningkatkan kewaspadaan menghadapi serangan teroris dan bersatu padu melakukan perlawanan, namun jangan dilupakan adanya suasana yang kondusif agar beban hidup rakyat kecil tidak makin parah,” kata dia. [ipk]

Bagikan Ini :