Nasir Djamil/telusur.co.id

telusur.co.id – Presiden RI Joko Widodo diminta untuk menghormati proses pembahasan Undang Undang, yang sedang berlangsung di DPR.

Demikian disampaikan Anggota Pansus RUU Anti Terorisme, Nasir Djamil di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5/18).

Menurut politikus PKS itu, Presiden tidak perlu “mengancam” DPR dengan akan menerbitkan Perppu apabila Undang Undang Anti Terorime tidak selesai pada bulan Juni.

“(mengeluarkan Perppu) sah-sah saja, tapi hormati proses yang sedang berjalan. Tidak perlu ancam mengancam,” kata Nasir.

Nasir mengungkapkan, lamanya pembahasan RUU tentang Terorisme karena terdapat perbedaan definisi mengenai terorisme.

“Terorisme itu dibagi beberapa frasa. Teror, teroris dan kelompok teroris. Ini yang masih dibahas,” kata dia.

Presiden Jokowi menyatakan akan mengeluarkan Perppu apabila sampai Juni mendatang DPR tak sanggup menyelesaikan RUU Terorisme. [ipk]

Bagikan Ini :