FOTO: Istimewa

telusur.co.id- Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mendorong desa budaya agar bisa mempromosikan wisatanya melalui sebuah film.

“Pengenalan yang dilakukan (melalui film) bisa berlangsung efektif serta menjangkau banyak orang. Awalnya akan menarik minat orang dan kemudian menonton. Jadi secara tidak langsung khalayak bisa mengetahui potensi suatu desa,” ujar Kasi Seni dan Film Dinas Kebudayaan Gunung Kidul, Purnawan Widayatno, Senin (14/5/18).

Dia memastikan, Dinas Kebudayaan akan memberikan workshop pembuatan film di Bangsal Sewokoprojo.

Workshop tersebut, kata dia, agar desa budaya bisa membuat film dokumenter tersendiri, walaupun masih minim kemampuan.

Sebab, pembuatan film tak bisa dilakukan secara asal-asalan. “Semakin baik tata artistik, cerita yang berdampak pada visual yang lebih baik, maka potensi untuk semakin viral dan disaksikan lebih banyak orang akan semakin besar,” pungkasnya.

Bagikan Ini :