Rachel Maryam/Net

telusur.co.id – Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Rachel Maryam mengatakan rakyat harus kritis terhadap kebijakan pemerintah yang akan mengeluarkan Perppu Terorisme. Pasalnya, pemerintah mengabaikan potensi melukai Hak Asasi Manusia (HAM).

“Kalau momen isu terrorisme ini dimanfaatkan Jokowi untuk mengeluarkan Perppu. Rakyat harap kritis mengenai isi Perppu,” ungkap Rachel dalam komentar di twitternya, Selasa.

Kata dia, apabila didalam Perppu Terorisme terdapat potensi melukai HAM, rakyat tinggal mencatat saja mengenai komitmen rezim ini terhadap HAM.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sebelumnya, mengatakan pemerintah berharap DPR bersedia untuk menuntaskan Undang Undang Tindak Pidana Terorisme.

“Saya kira teman-teman fraksi di DPR semua paham pentingnya payung hukum, sehingga aparat keamanan khususnya kepolisian dan TNI tidak ragu-ragu untuk menindak. Singkirkan HAM, keamanan dan stabilitas yang penting,” tegasnya.

Dalam menjalankan aksinya, jelas Tjahjo, teroris tidak mengenal HAM, sehingga dalam beberapa sisi pemberantasan teroris, HAM bisa dikesampingkan.

“Kalau kita dikit-dikit takut HAM, tapi stabilitas keamanan enggak terjaga bagaimana. Yang penting kita aman stabil. Jangan dikit-dikit dihantui oleh HAM,” katanya. (ham)

Bagikan Ini :