Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno/Net

Telusur.co.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno menaggapi keberatan Ketua DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Prasetyo Edi Marsudi yang menyayangkan pelepasan saham milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di perusahaan bir, PT Delta Djakarta.

Prasetyo Edi menilai, agar Anis mengkaji ulang trerkait putusannya melepas saham dan semestinya dibahas terlebih dahulu dengan DPRD.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno sebenarnya sudah beberapa kali ingin komunikasi dan bertemu dengan politisi PDIP terebut, namun belum terlaksana, ” Saya sudah dua hari ke paripurna mencari Pak Pras karena yang lain sudah saya beritahu secara lisan. Saya sudah berbicara dengan Bu Yuke dari PDIP, saya ingin bicara sama Pak Pras tapi belum ada, di telponin nggak masuk-masuk,” Kata Sandiaga Uno, di Balai Kota, Jakarta kamis (17/5).

Dia ingin jelaskan bahwa deviden yang diterima terakhir sekitar Rp38 miliar sedangkan nilai yang dibidik dengan tim di atas Rp1 triliun.

“Perlu waktu sekitar 50 tahun untuk kita mencapai angka Rp1 triliun yang ‘time value of money’, karena ini tiap tahun kalau dihitung di depan 10, 15, 20 tahun ke depan itu panjang sedangkan ini ada ‘time value of money’,” kata Sandiaga.

Sedangkan sekarang bisa gunakan dana tersebut buat begitu banyak pembangunan yang bisa dirasakan masyarakat langsung, katanya.

“Tentunya daripda diluar DKI tidak langsung bersinggungan kepada masyarakat kita ingin tentunya mendapatkan dividen yang halalan toyiban. Nah karena kita terkendala di situ pihak perusahaan menginginkan kejelasan,” kata Wagub.

Pemprov DKI sampaikan kejelasan dengan ini mereka bisa ekspansi dan menciptakan lapangan kerja. Itu yang ingin disampaikan dan prosesnya baru saja dimulai dan baru dapat keputusan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Dan menyetujui secara konkret untuk melepas saham tentunya nanti selain daripada DPRD kota akan koordinasi dengan OJK, BI, pihak – pihak terkait seperti penasehat keuangan, KJPT, notaris, konsultan hukum untuk memastikan prosesnya transaparan, kredibel dan bisa dipertanggung jawabkan.

Pemprov DKI Jakarta melepas saham sebesar 26,25 persen di perusahaan bir, PT Delta Djakarta yang sudah dimiliki selama 45 tahun.

Dilepasnya saham di PT Delta Djakarta merupakan komitmen Anies – Sandiaga kemudian juga akan memanfaatkan dana yang nanti didapat dari penjualan saham ini untuk pembangunan yang dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat.(Red/Ant).

 

Bagikan Ini :